Jadi, untuk apa upacara bendera?

Jadi, untuk apa upacara bendera? :)

*setelah lama tidak mengikuti upacara bendera, baru terasa manfaatnya x))*

Dulu, upacara bendera hanya sekedar rutinitas yang tidak begitu saya pikirkan untuk apa, tapi setelah dipikirkan sekarang, bermanfaat juga ya..  xD

Ga banyak yang bisa saya ceritakan tentang upacara bendera. Yang masih teringat oleh saya, saya selalu nyaris terlambat! Selalu buru-buru, mepet! :)) Padahal hampir setiap hari Senin, saya jadi petugas upacara :D *jangan dicontoh ya xD Tapi sejauh yang saya ingat, saya ga pernah bolos upacara, kecuali sakit.

Saat SD, biasanya saya berada dalam barisan petugas Paduan Suara, pernah menjadi petugas Dirigen Lagu Indonesia Raya dan pernah juga menjadi Petugas Pembaca UUD 1945.

Saat SMP pun begitu, biasanya saya berada di barisan petugas Paduan Suara atau menjadi petugas Pengibar Bendera (selain ikut ekskul Pramuka, saya juga ikut Paskibra). Pernah suatu waktu saat saya sedang tidak menjadi petugas upacara, saya berdiri di baris kedua dalam barisan kelas yang berada berhadapan dengan tiang bendera. Ketua kelas saya (Sugeng) sedang bertugas menjadi pengibar bendera. Tak disangka, saat Sugeng melebarkan bendera, ia merintih “aduh”. Seketika air mata Sari (teman sekelas saya yang saat itu berdiri di sebelah saya) menetes. Tangan kanan Sugeng yang sudah ia angkat ke atas, ia turunkan kembali dengan tetap menjaga bendera agar tidak menyentuh tanah. Sugeng masih merintih, tangannya keram. Hening, semua peserta fokus pada Sugeng. Pelan-pelan Sugeng mencoba mengangkat tangannya, ia coba sampai akhirnya ia bisa mengatasi rasa sakitnya dan melanjutkan upacara. Fyuh~ Iba melihatnya.

Saat SMA, biasanya saya berada di barisan belakang, menjadi petugas PMR yang berjaga-jaga takut ada yang pingsan (di SMK saya ikut ekskul PMR/ Palang Merah Remaja). Saya kurang suka berjaga di UKS, biasanya penuh dengan siswa/i sakit atau pingsan. Saya lebih memilih bertugas di belakang barisan, membopong siswi yang kelelahan ke UKS atau membantu menaikkan siswi ke atas tandu. Yang mengangkat tandu ke UKS tetap anggota PMR laki-laki :D

Saat Kuliah dan Bekerja, saya tidak pernah mengikuti upacara bendera xD Setelah menikah dan mempunyai anak pun, saya belum bernah lagi ikut upacara bendera. Kebayang kan kapan terakhir saya ikut upacara bendera?? :))

Sekarang, upacara bendera menjadi kenangan manis buat saya, saya bersyukur saya sering menjadi petugas upacara. Upacara bendera adalah salah satu sarana melatih atau mengasah diri, melatih disiplin, melatih berpakaian rapi, melatih keberanian untuk tampil di depan banyak orang, melatih tanggungjawab, mengasah jiwa kepemimpinan dan rasa nasionalisme.

Oiya, mengenai rasa nasionalisme, saya sudah memberikan video lagu-lagu nasional kepada anak saya yang masih berusia kurang dari 2 tahun. Lagu yang sudah saya berikan adalah lagu “Indonesia Raya”, “Hari Merdeka”, “Garuda Pancasila”, “Halo-halo Bandung”. Ternyata anak saya suka! ;)

 

 

Ayo inget-inget lagi, ada cerita apa waktu kamu ikut upacara bendera?

Semoga upacara bendera juga banyak manfaatnya untuk kamu yaa… ;)

 

#1minggu1cerita
#1minggu1cerita mendukung kamu untuk tetap berbagi cerita setiap minggunya ;) yuk gabung! bit.ly/why1minggu1cerita
Advertisements

2 thoughts on “Jadi, untuk apa upacara bendera?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s